Bagaimana setelah MIIP batch #4 ? 

Saya mau cerita pengalaman sedikit .

Suami saya dan saya ada janji untuk survei lokasi bazar esok hari . Tapi sampai waktu yg dijanjikan suami saya belum juga sampai rumah . Padahal di rumah hanya ada saya dan anak kami yg masih balita .
Saya bingung .. haruskah saya berangkat hanya berdua dengan si kecil atau datang terlambat menunggu suami yg belum tau kapan datangnya .

Jika kejadian ini sebelum saya mengikuti MIIP batch 4 . Yang saya lakukan adalah marah marah saat suami pulang dan akhirnya kami berangkat dengan situasi canggung dan bad mood .

Tapi , alhamdulillahnya ini terjadi setelah saya mengikuti MIIP batch 4 . Ingat salah satu pesan dari pak Dodik ,

“Ndak usah berharap pada orang lain, Bund, meski itu suami sendiri. Berharap pada orang itu mesti menyediakan baskom kekecewaan.
Jalani saja aktivitas Bunda bersama ananda itu dengan bahagia, sebenar2 bahagia, bukan bahagia yang terpaksa atau pura2.
InsyaAllah jika Bunda dan ananda menjalaninya denga gembira, suami akan ikut bergabung.”

Akhirnya saya berangkat berdua dengan si kecil . Eehh , ditengah jalan malah papasan sama suami .

Kami pun bisa menikmati kesibukan kami dengan hati ringan dan bahagia .

Hal lain yg saya rasakan … saat ini saya lebih bisa santai dan slooww menjalani peran saya sebagai ibu dan sebagai istri .
Sebelumnya saya sering kecewa .. sering memendam rasa gag enak sama suami karena saya merasa saya hanya mengasuh anak sendiri .
Tetapi … sejak saya “hanya berbagi kebahagiaan” dengan suami saya , kami pun lebih bisa menyadari posisi kami masing masing .
Suami pun dengan senang hati menawarkan bantuan menjaga dan mengurus si kecil saat saya sibuk di dapur .

Terimakasih kelas MIIP batch 4 , terimakasih tim pusat , bu septy dan pak dodik , bu fasil kece mbak Putri , dan ibu ibu hebat di kelas MIIP semarang , para narasumber yg telah berbagi pengalaman yg luaarr biasa .
Terima kasih atas pencerahan dan sharing pengalamannya .. sehingga saya bisa lebih menata hati dan pikiran saya untuk dapat mencapai misi hidup saya . Dan terima kasih atas ilmu ilmu nya … sehingga saat ini keluarga kecil saya mulai merangkak menuju arah yg lebih baik dan sedang mempersiapkan sebagai agen perubahan 😊😊

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s