Bunda Soleha – Review jurnal 3

sampailah di review jurnal ke 3 , buddy saya kali ini adalah mbak Saraswati dari tim Sabar . Mbak Saraswati merupakan member Regional Banyumas Raya . Mendegar nama timnya saya jadi makin penasaran , terlebih lagi namanya adalah Sabar , dalam bayangan saya pasti ini tentang manajemen emosi nih .

Berikut Jurnal dari mbak Saraswati :

https://bit.ly/Jurnal3_Saraswati_UnderstandingProblem

Berikut adalah review saya terhadap jurnal mbak Saraswati

Anggota tim Sabar ada 10 orang, terdiri dari mahasiswi bunsal ada 6 orang, 4 orangnya masih member IP . Menurut mbak Saras, meski berangkat dari problem statement yang berbeda, tapi benang merahnya tetap sama, jadi itu yang disepakati menjadi problem statement bersama.

Dan setelah melakukan starbursting, jadi semakin paham akar masalah sesungguhnya . Hasil starbursting ini juga jadinya merubah rencana aksi dar tim Sabar di awal. Rencana awalnya mereka akan mengadakan pelatihan untuk terapi marah . Tetapi setelah digali, ternyata perlu penguatan dasarnya dulu, yang akhirnya fokus di pengelolaan emosi diri. Rencana yg akan dilakukan adalah terkait kompetisi emosi dulu . Lalu kemudian ke manajemen emosi marahnya..

Bunda Soleha – Review Jurnal #2

hai hai haaaiii …

apa kabar ibu pembaharu dan bunda pembelajar semuanya … kali ini sampailah kita di tahap review jurnal ke dua “Membangun Team yang Solid”

Setalah sebelumnya kami mencari team dan menuliskannya didalam jurnal , sekarang saatnya kami mereview jurnal buddy kami .

Kali ini , saya dipasangkan dengan mbak Rifadina Kamila Yasmin dari IP Bandung . Sebelumnya , saya sudh japri beliau , dan kebetulan beliau menanggapi beberapa hari setelahnya . Saya membaca jurnal yang mbak Rifadina tuliskan di https://afiralid.tumblr.com/post/657850027697438720/membangun-tim-yang-solid-mendengar-judul-materinya dan membuat review berdasarkan jurnal yang sudah dituliskan oleh mbak Rifadina .

kalau saya baca dari jurnal beliau , peran beliau di tim lebih di belakang layar , mungkin kedepannya bisa direncanakan bersama tim , tentang masing masing anggota untuk tampil juga di depan , agar kita makin mengenal tim dan project yang direncanakan oleh tim mbak Rifadina .

Bunda Soleha – Jurnal 2

Welcomeeee ….. Akhirnya sampai ke jurnal 2 . Kali ini masuk ke tema bahasan Teamwork . Kami ditantang untuk mulai mencari dan membentuk teamwork , diawali dengan membuat Campaign .

saya berfokus pada problem statement menjadi pendukung untuk ibu menyusui . mengingat pada tanggal 1-7 ags merupakan pekan asi sedunia dan tema yang diusung oleh WABA sangat cocok dengan apa yang saya rasakan , yaitu Protect Breastfeeding ; a shared responsibility . Ditambah lagi di masa pandemi, dimana kita ingin memberikan perlindungan pada anak kita , salah satunya dengan menyusui mereka . oleh karena itu , saya membuat campaign sebagai berikut .

untuk videonya bisa dilihat di link berikut https://web.facebook.com/1469954945/videos/253835029550934/ .

untuk mendukung project saya , maka saya membutuhkan klasifikasi sebagai berikut .

Setelah beberapa waktu , akhirnya saya menemukan team yang saya cari . sementara ini , baru 3 anggota yang ada di tim saya . yaitu mbak Diya Marwa , Mbak Mitha dan saya .

tidak menutup kemungkinan , suatu saat kami membutuhkan support lain untuk mendukung project kami ini . oleh karena itu , team ini masih sangat terbuka untuk siapa saja yang mau menjadi bagian dalam project kami.

#materi2#membanguntimyangsolid#ibupembaharu#bundasalihah#darirumahuntukdunia#hexagoncity#institutibuprofesional#semestaberkaryauntukindonesia

Bunda Soleha – Review Jurnal #1

Yang seru kali ini adalah kami dijodohkan , hehehe. Untuk dapat mereview jurnal yang ada , kami dipasangkan oleh sesama mahasiswa lainnya dan melakukan review silang . Kebetulan , saya dijodohkan dengan mbak Fatimah Azzahra dari IP Depok . Ketika tau saya akan berpartner dengan mbak Fatimah , saya langsung menghubungi beliau lewat whatsapp. Kemudian kami berkenalan dan saling bertukar link jurnal di materi 1 , dan sepakat untuk melakukan review melalui chat whatsapp.

Berikut hasil review dari saya .

ketika kami berdiskusi tentang materi 1 , mbak Fatimah mengutarakan akar masalah yang dihadapi yaitu kurang percaya diri yang berdampak pada menunda , kadang berhenti , kadang ga action .. Jadi sesuai saran suami mbak Fatimah , beliau menulis 2 problem statement di atas

Kemudian mbak fatimah juga merasa dengan mengatasi 2 masalah itu mbak fatimah bisa lebih produktif (jadi masalah 3-4 bs sekalian dilibas). Misal dengan konsisten membuat konten bermanfaat atau berhasil nulis buku Mbak Fatimah merasa produktif dan dan bisa berimbas ke ekonomi keluarga jg. Disamping sekalian mengatasi masalah lingkungan lain: ibu yg sama bingung memulai homeschooling, meningkatkan literasi anak di rumah…

#umpanbalik1#Identifikasimasalah#ibupembaharu#bundasalihah#darirumahuntukdunia#hexagoncity

Bunda Soleha – Jurnal #1 – Identifikasi Masalah

Kita hidup itu punya masalah gag sih ? Jelas lah … setiap masalah pasti ada solusinya . Masalah ada untuk dipecahkan bukan dihindari . hehehe . Pernah gag menghindari masalah ? jawaban saya , pernah ! Ambil aman gitu untuk menghindari konflik . apa akibatnya? yaaa sampe sekarang , masalah itu belum ada solusinya .

Pertemuan pertama Bunda Soleha kita disodori dengan Masalah. Belum mulai , udah berhadapan dengan masalah . Justru itu , kita diminta untuk mengidentifikasi masalah . Masalah apa saja yang kita hadapi kemudian kita identifikasi untuk dicari akar masalahnya .

Ada yang berbeda di jenjang Bunda Soleha ini , disini tujuan utamanya adalah mengubah masalah menjadi tantangan, mengubah empati menjadi aksi, dan melakukan inovasi sosial untuk inovasi bersama. selain itu , untuk menuju ke arah sana, hal pertama yang harus ditentukan adalah indikator kesuksesan yang ingin diraihnya. Di kampus Ibu Pembaharu, ini berupa indikator komunal dan personal.

Indikator komunal berlaku untuk semua mahasiswi, ditentukan oleh komunitas, yaitu:

  • Tuntas dengan minimal 7 dari 8 tantangan
  • Tuntas dengan minimal 7 dari 8 review yang ada
  • Mampu mengubah empati menjadi minimal 1 aksi untuk 1 solusi
  • Ikut berpartisipasi aktif minimal 2 dari 3 event besar di Kampus Ibu Pembaharu
  • Mampu membuat 1 portofolio aksinya dalam bentuk websites/pdf/karya digital lain

Sementara untuk indikator personal, ditentukan oleh diri kita sendiri. Bagi saya ada beberapa indikator kesuksesan yang akan saya raih, yaitu:

  • mampu mengelola emosi
  • menciptakan komunitas/kelompok pendukung ibu menyusui yang mensupport ibu menyusui
  • mempunyai program/kegiatan yang menguatkan support terhadap ibu menyusui

Kemudian , masuklah ke indentifikasi Masalah . Untuk ilustrasi lengkap ada di gambar berikut ini .